patung perunggu berbentuk anjing diletakkan pada lemari etalase Museum History of Java, Yogyakarta. Patung itu diperkirakan sebuah mainan anak yang berasal dari jaman purbakala Jawa. Itulah mengapa sebagian besar pengunjung Museum memandang takjub. Siapa sangka nenek moyang kita telah memiliki benda hiburan anak. Diantaranya patung perunggu yang berbentuk hewan maupun sosok manusia. Begitupun patung anjing berukuran kecil di etalase lorong pertama Museum History of Java.

Penempatan sejak pandangan pertama ini demi mewakili suatu jaman logam perunggu atau warisan bangsa Deutro Melayu. Sebuah bangsa migrasi Austronesia dari Dongson Vietnam Utara yang konon menurunkan suku Jawa. Sangat menarik, bukan?

Nah, sewaktu nanti sobat Museum berkunjung ke Museum History of Java, patung perunggu beserta cerita uniknya bakal diterangkan secara lebih utuh lagi. Seorang Guide atau Story’ Teller Museum akan menjelaskan tentang kehidupan di jaman purbakala Jawa saat itu. Terutama mengenai hewan-hewan yang sudah menjadi sahabat manusia salah satunya anjing purba. 

Jika sobat Museum masih bingung dimana posisi Museum History of Java, nah lokasinya ada di Kota Yogyakarta. Lebih tepatnya Jalan Parangtritis KM 5,5 Sewon, Bantul. Atau Pyramid Rest Area dimana kamu dapat menemukan suatu bangunan Piramid yang menjulang tinggi.

4 Koleksi Mainan Kuno 

Dari ratusan koleksi bersejarah, benda mainan anak jaman dulu bentuknya sangat unik, dan cerita dibaliknya luar biasa, loch. Apa sajakan benda-benda tersebut?

1.    PATUNG ANJING PERUNGGU

Kehidupan awal manusia di Jawa ternyata sudah mengenal mainan perunggu dari berbagai hewan di sekitarnya. Nah, mungkin kamu bertanya-tanya, kok anjing sudah berkeliaran di jaman purba? Tentu saja mereka pun memiliki nenek moyang!

Pengetahuan menarik ini langka dan jarang banget dibicarakan. Tapi di Museum History of Java, kamu akan mengetahui jawaban lengkapnya, melalui keterangan yang dipaparkan Guide Museum.

2.   GANGSING

Sobat Museum kita beralih pada mainan lain se-abad berikutnya. Pada lorong kedua ini ada koleksi Gangsing Majapahit yang terbuat dari bahan kayu. Sedangkan tali dibuat dari bahan nilon. Permainan adu gangsing di kalangan rakyat menjadi simbol kebersamaan.

3.   DAKON / CONGKLAK

Dakon permainan tradisional semenjak era Mataram Islam telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) 2019. Sebenarnya Dakon mulai dikenal sejak jaman kejayaan Mahapahit. Atau tepatnya saat masa pemerintahan Ratu Kencana Wungu yang suka bermain dakon.

4.    WAYANG GOLEK HEWAN

Sebagian wayang golek di ruang koleksi Museum History Of Java berbentuk aneka hewan. Letaknya di lorong 5 untuk benda koleksi warisan budaya. Biasanya wayang golek digunakan untuk lakon wayang bagi anak-anak.

Menyusuri 5 Zona Edutainment 

Museum History of Java

1. Ruang Teater

Pemandu Museum akan mengajakmu nonton film sejarah berdurasi sekitar 7 menit saja. Film documenter pendek ini disetel menggunakan teknologi layar proyektor sehingga sangat menghibur dan mengedukasi.

Suasana ruang teater full AC dengan penerangan yang sesuai sanggup menciptakan tontonan yang berpengetahuan. Film itu sendiri mengisahkan sejarah terbentuknya tanah Jawa hingga kehidupan manusia purba sejak 2 juta tahun silam.

 2. Ruang Koleksi

Ruang koleksi Museum History of Java terbagi 5 lorong koleksi dan 1 Paviliun Keraton yang menyimpan berbagai benda warisan leluhur kita. Mulai dari era purbakala (Migrasi Austronesia), koleksi kerajaan Hindu-Buddha, koleksi kerajaan Mataram Hindu dan Majapahit, hingga koleksi dari periode persebaran Islam di Tanah Jawa oleh Walisongo dan Kerajaan Demak. Puncaknya ialah beragam koleksi kerajaan Mataram Islam yang menjadi cikal-bakal Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. 

Selain itu di Paviliun Keraton terdapat Spot Foto Wayang dimana pengunjung boleh menggunakan wayang kulit sebagai properti fotonya. 

3. Nonton Film 3D

Film animasi di ruang 3D ini mengisahkan seekor anak dinosaurus yang berpetualang di tengah kegelapan hutan rimba. Sementara sang ibu dinosaurus mengawasi serta melindungi anaknya dari predator di dunia purbakala. Sobat Museum bisa menonton dengan kacamata 3D yang sudah disediakan.

  4. Ruang Diorama

Ruang diorama Museum History of Java memang menyajikan berbagai background foto unik dengan tampilan 3D. Sejumlah 7 background foto itu bertemakan budaya-tradisi Jawa, petualangan, hingga kehidupan masa lampau. Apalagi ada properti baju jawa, caping, dan senjata mainan dari gabus. Sangat menyenangkan!

Permainan Ular Tangga Raksasa

Sebelum kunjungan berakhir dan menuju pintu keluar di Little Malioboro masih ada satu lagi spot permainan menarik. Namanya Ular Tangga Raksasa dengan petuah atau nasehat Jawa yang tertulis disana.

EXIT DOOR : LITTLE MALIOBORO

Sebelum pulang yukk abadikan foto kenang-kenangan tour Museum History of Java yang instagramable di lokasi penutup, “Little Malioboro Street”

Suasana ruang teater full AC dengan penerangan yang sesuai sanggup menciptakan tontonan yang berpengetahuan. Film itu sendiri mengisahkan sejarah terbentuknya tanah Jawa hingga kehidupan manusia purba sejak 2 juta tahun silam.

 2. Ruang Koleksi

Ruang koleksi Museum History of Java terbagi 5 lorong koleksi dan 1 Paviliun Keraton yang menyimpan berbagai benda warisan leluhur kita. Mulai dari era purbakala (Migrasi Austronesia), koleksi kerajaan Hindu-Buddha, koleksi kerajaan Mataram Hindu dan Majapahit, hingga koleksi dari periode persebaran Islam di Tanah Jawa oleh Walisongo dan Kerajaan Demak. Puncaknya ialah beragam koleksi kerajaan Mataram Islam yang menjadi cikal-bakal Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. 

Selain itu di Paviliun Keraton terdapat Spot Foto Wayang dimana pengunjung boleh menggunakan wayang kulit sebagai properti fotonya. 

3. Nonton Film 3D

Film animasi di ruang 3D ini mengisahkan seekor anak dinosaurus yang berpetualang di tengah kegelapan hutan rimba. Sementara sang ibu dinosaurus mengawasi serta melindungi anaknya dari predator di dunia purbakala. Sobat Museum bisa menonton dengan kacamata 3D yang sudah disediakan.

  4. Ruang Diorama

Ruang diorama Museum History of Java memang menyajikan berbagai background foto unik dengan tampilan 3D. Sejumlah 7 background foto itu bertemakan budaya-tradisi Jawa, petualangan, hingga kehidupan masa lampau. Apalagi ada properti baju jawa, caping, dan senjata mainan dari gabus. Sangat menyenangkan!

Permainan Ular Tangga Raksasa

Sebelum kunjungan berakhir dan menuju pintu keluar di Little Malioboro masih ada satu lagi spot permainan menarik. Namanya Ular Tangga Raksasa dengan petuah atau nasehat Jawa yang tertulis disana.

EXIT DOOR : LITTLE MALIOBORO

Sebelum pulang yukk abadikan foto kenang-kenangan tour Museum History of Java yang instagramable di lokasi penutup, “Little Malioboro Street”

Suasana ruang teater full AC dengan penerangan yang sesuai sanggup menciptakan tontonan yang berpengetahuan. Film itu sendiri mengisahkan sejarah terbentuknya tanah Jawa hingga kehidupan manusia purba sejak 2 juta tahun silam.

 2. Ruang Koleksi

Ruang koleksi Museum History of Java terbagi 5 lorong koleksi dan 1 Paviliun Keraton yang menyimpan berbagai benda warisan leluhur kita. Mulai dari era purbakala (Migrasi Austronesia), koleksi kerajaan Hindu-Buddha, koleksi kerajaan Mataram Hindu dan Majapahit, hingga koleksi dari periode persebaran Islam di Tanah Jawa oleh Walisongo dan Kerajaan Demak. Puncaknya ialah beragam koleksi kerajaan Mataram Islam yang menjadi cikal-bakal Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. 

Selain itu di Paviliun Keraton terdapat Spot Foto Wayang dimana pengunjung boleh menggunakan wayang kulit sebagai properti fotonya. 

3. Nonton Film 3D

Film animasi di ruang 3D ini mengisahkan seekor anak dinosaurus yang berpetualang di tengah kegelapan hutan rimba. Sementara sang ibu dinosaurus mengawasi serta melindungi anaknya dari predator di dunia purbakala. Sobat Museum bisa menonton dengan kacamata 3D yang sudah disediakan.

  4. Ruang Diorama

Ruang diorama Museum History of Java memang menyajikan berbagai background foto unik dengan tampilan 3D. Sejumlah 7 background foto itu bertemakan budaya-tradisi Jawa, petualangan, hingga kehidupan masa lampau. Apalagi ada properti baju jawa, caping, dan senjata mainan dari gabus. Sangat menyenangkan!

Permainan Ular Tangga Raksasa

Sebelum kunjungan berakhir dan menuju pintu keluar di Little Malioboro masih ada satu lagi spot permainan menarik. Namanya Ular Tangga Raksasa dengan petuah atau nasehat Jawa yang tertulis disana.

EXIT DOOR : LITTLE MALIOBORO

Sebelum pulang yukk abadikan foto kenang-kenangan tour Museum History of Java yang instagramable di lokasi penutup, “Little Malioboro Street”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here